Di Setu, Warga Mulai Andalkan Sewa Mobil untuk Atasi Keterbatasan Transportasi

 Saya ingat waktu pertama kali berkunjung ke Setu, Kabupaten Bekasi, salah satu hal yang langsung terasa adalah tantangan transportasi. Jalan-jalan perumahan memang sudah beraspal, tapi kendaraan umum? Jarang sekali terlihat.

Warga seperti Pak Arman yang tinggal di daerah Taman Rahayu bilang bahwa angkot terakhir lewat sekitar pukul 17.00 sore. Setelah itu, semuanya bergantung pada ojek online — dan itu pun belum tentu tersedia.


Ketika Solusi Sederhana Jadi Pilihan

Beberapa keluarga akhirnya punya cara sendiri. Salah satunya adalah menyewa mobil untuk kebutuhan tertentu. Biasanya dipakai untuk antar anak ke luar kota, belanja bulanan, atau sekadar kunjungan keluarga.

“Sewa mobil sekarang lebih gampang, tinggal hubungi lewat WA dan mobil diantar ke rumah,” cerita Mbak Santi, warga Ciledug. Bahkan dia menyebut bahwa banyak layanan rental mobil kini menjangkau wilayah-wilayah seperti Burangkeng, Ragemanunggal, hingga Grand Permata Setu.

Saya iseng cari tahu dan menemukan satu artikel yang membahas soal ini cukup dalam. Ternyata memang layanan seperti itu sudah mulai merata.

👉 Baca di sini:
layanan rental mobil yang menjangkau seluruh wilayah Setu


Refleksi Warga

Kalau dipikir-pikir, banyak warga di pinggiran kota yang tidak benar-benar butuh mobil pribadi setiap hari. Tapi mereka tetap butuh kendaraan saat dibutuhkan. Nah, sewa mobil bisa jadi solusi masuk akal yang selama ini jarang dilirik.

Semoga ke depan, layanan seperti ini bisa makin mudah diakses, murah, dan aman — biar warga nggak lagi bergantung pada nasib sinyal ojek online.

Comments

Popular posts from this blog

Gaji Kecil, Hati Besar

Rental Mobil Bertabrakan dengan Masa Lalu, Karena Drivernya Mantan

Mobilitas di Desa Saat Ini: Antara Kebutuhan dan Inovasi